Kisah di Balik Sajadah Jadul dengan Lukisan Hagia Sophia


Loading...

Masihkah kita ingat dengan sajadah dengan desain seperti ini? Sajadah ini populer pada zaman dulu sekitar tahun 1940-1990an (entah sekarang apakah masih ada atau tidak)

Sadarkah kita bahwa gambar masjid di sebelah Masjidil Haram itu adalah Aya Sofya (Hagia Sophia)?

Upaya agar Aya Sofya diingat oleh umat Islam sebagai Masjid (bukan sebagai museum) dilakukan dengan berbagai macam cara sejak lama. Termasuk dengan 'mind engineering' melalui desain pesan secara tersembunyi.

Itulah kenapa, pada saatnya Aya Sofya menjadi Masjid kembali, kita merasa 'tak asing lagi' bahkan ada luapan kegembiraan yg begitu luar biasa dari hampir seluruh umat Islam di dunia.

 Terlebih adalah dari umat Islam yg pernah memiliki dan atau shalat menggunakan sajadah dengan desain seperti ini.

Maka, berbicara tentang upaya difungsikannya Aya Sofya sebagaimana amanah Muhammad Al Fatih di tahun 1453 sebagai Masjid adalah memang perjuangan dan perjalanan yg panjang. Di tempuh dengan beebagai macam cara dan berbagai lini dan sendi kehidupan. Bukan instan dan tiba-tiba saja.

Perlu strategi dan kesabaran yg begitu luar biasa. Demikian juga sebenarnya dengan jalan panjang perjuangan membangun kembali peradaban 'baru' ini.

Entah siapa yg memulai desain sajadah ini. Namun, sajadah dengan desain seperti ini bukan saja menyebar di Indonesia saja. Melainkan juga di belahan negeri-negeri Muslim yg lain. Dari Maroko hingga Merauke.

Dan bukan hanya itu. Jika dilihat dari peta dunia, Aya Sofya - Masjidil Aqsa - Masjidil Haram berada dalam sebuah garis lurus. Artinya, jemaah shalat di Aya Sofya berkiblat ke arah dua masjid besar umat Islam.

#AMI
#SelamatkanDuniaIslam
#LintasanPikiran
Loading...

Posting Komentar

0 Komentar