PSI : Kami Nggak Kenal Dengan Charlie yang Laporkan Bintang Emon


Loading...

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta, Michael Sianipar menyatakan Charlie Wijaya bukan pengurus dan mantan calon anggota legislatif (caleg). Michael mengklaim tak mengenal Charlie.

Charlie di akun media sosialnya, @charliewijaya11, mengaku salah satu kader PSI . Charlie juga di medsos mengaku melaporkan komika Bintang Emon ke Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Ditjen Aptika Kemkominfo).

"Kami tidak mengenal Bro Charlie Wijaya. Mungkin saja pernah ada interaksi dengan PSI, tapi yang bersangkutan bukan pengurus PSI, juga bukan mantan caleg PSI," kata Michael dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (16/6).

Ketua Biro Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI) Rian Ernest Rian tak bicara soal keanggotaan Charlie Wijaya di partainya. Ia hanya mengaku baru mengetahui kabar Charlie melaporkan Bintang lewat media sosial pagi tadi.

Ia menyebut Charlie tak pernah berkomunikasi dengan PSI terkait rencana melaporkan Bintang. Rian mengklaim juga tidak mengenal Charlie.

"Kami enggak memahami alasan kenapa Charlie melaporkan ini," kata Rian saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com terpisah, Selasa (16/6).

Menurut Rian, pelaporan Bintang ke Kemkominfo merupakan sikap pribadi Charlie. Ia pun meminta agar pelaporan tersebut ditanyakan ke Charlie secara langsung.

"Ini yang pasti sikap pribadi beliau. Jadi memang paling pas ditanya saja langsung ke yang bersangkutan. Jadi tanyakan langsung ke yang bersangkutan saja itu," ujarnya.

Dukung Bintang Emon


Terkait pernyataan Bintang Emon, Rian menganggap hal tersebut bagian dari kebebasan berpendapat. Menurutnya, sebagai seorang komedian Bintang bisa mengungkapkan pendapa secara lebih kreatif dan bermakna.

"Secara substansi kritik yang disampaikan BE sah-sah saja. Posisi saya pribadi dan BE sama. Sebagai warga negara kami merasa tuntutan 1 tahun terhadap Novel Baswedan mencabik-cabik rasa ketidakadilan," kata Rian lewat akun Twitter-nya, @rianernesto, Selasa (16/6).

PSI, kata Rian, menyesalkan perundungan yang dialami Bintang. Ia menyatakan media sosial adalah area komunikasi baru yang kompleks.

Menurutnya, menuduh perundungan terhadap Bintang dilakukan oleh pendukung Presiden Joko Widodo, bahkan diperintahkan langsung oleh orang-orang dekat Jokowi adalah kesimpulan yang prematur dan gegabah.

"Saya pribadi dan @psi_id adalah pendukung @jokowi. Kami mendukung juga kritik yang disampaikan. Sejatinya, kami mendukung kebebasan berpendapat dan berekspresi yang bertanggungjawab. Jempol ke BE!" tutur Rian. (cnn)
Loading...

Posting Komentar

0 Komentar