Kalah Nyaleg, Utang Banyak, Kerja Lockdown, Politisi PSI Stres dan Sebar Hoax


Loading...

Politisi PSI (Partai Solidaritas Indonesia), Hendra J Sinaga yang juga mantan anggota DPRD Kabupaten Dairi secara langsung meminta maaf kepada Bupati Dairi, Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dan Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Berutu, di rumah dinas Bupati Dairi di Gedung Pendopo, Selasa (12/05/2020).

Dalam pertemuan itu, Hendra mengaku  perbuatan yang ia lakukan adalah kekhilafan dan tanpa sengaja. Akibat stress yang ia alami sejak tidak terpilih lagi menjadi anggota DPRD Kabuapten Dairi. Ia juga mengaku menyesal karena perbuatannya berdampak kepada keluarganya.

"Maklumlah bang, saya khilaf dan saat itu saya stress. Abang tau sendiri saat itu waktu saya caleg kalah, utang banyak, kerja lockdown datang pula korona jadi pas kekgitu apapun yang keluar dari pikiran saya di luar dari yang sebenarnya," jelasnya sebagai salah satu pemicu membuat postingan yang bernilai fitnah dan hinaan.

"Aku mohon maaf bang, postingan saya itu menjadi membuat banyak pihak terganggu, terlebih saat ini Pemkab lagi fokus dan bekerja keras menangani Covid-19. Untuk itu saya mohon dimaafkan, dan saya berjanji untuk tidak mengulangi lagi," pintanya.

Sebelumnya, Hendra memposting sebuah komentar di group Whatsapp Alumni SMP St. Paulus 1989-1992 pada hari, Jumat tanggal 10 April 2020 yang menuduh dan mendiskreditkan nama baik Bupati Dairi dengan membuat pernyataan 'Molo adong Bantuan tu RSUD berupa APD dll, 25 persen ibuat Ibu, 25 persen ibuat Bupati, 25 persen lain-lain. 25 persen nama tu RSUD. Kurang Baluhap Apalagi.'(mk)
Loading...

Posting Komentar

0 Komentar