Miris! Kepala BPIP Menanam Bibit Perpecahan, "Agama Musuh Terbesar Pancasila!"


Loading...

Sungguh ironis. Gerakan membenturkan Pancasila dengan agama malah dimulai dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu sendiri.

Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi yang juga rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogjakarta dengan gamblang menyebutkan agama merupakan musuh terbesar Pancasila.

Bukan hanya itu, Yudian bahkan menuduh aksi umat muslim yang membentuk Ijtimak Ulama sebagai salah satu cara kaum minoritas mematikan Pancasila. Ia juga menuduh partai yang berazaskan Islam sebagai pendukung musnahnya Pancasila.

Pernyataan dari orang nomor satu BPIP ini sangat membahayakan. Meski tidak ada yang tahu maksud dan tujuannya, yang pasti ucapannya ini akan memantik perpecahan.

Memasuki era reformasi asas-asas organisasi termasuk partai politik boleh memilih selain Pancasila, seperti Islam. Hal ini sebagai ekspresi pembalasan terhadap Orde Baru yang dianggap semena-mena.

"Dari situlah sebenarnya Pancasila sudah dibunuh secara administratif," kata Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi kepada tim Blak-blakan detik.com.

Belakangan juga ada kelompok yang mereduksi agama sesuai kepentingannya sendiri yang tidak selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Mereka antara lain membuat Ijtima Ulama untuk menentukan calon wakil presiden. Ketika manuvernya kemudian tak seperti yang diharapkan, bahkan cenderung dinafikan oleh politisi yang disokongnya mereka pun kecewa.

"Si Minoritas ini ingin melawan Pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas. Ini yang berbahaya. Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan," papar Yudian yang masih merangkap sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Jogjakarta.

(detik)
Loading...

Posting Komentar

0 Komentar