WASPADA!!! Komunitas Hijrah Indonesia Bikin Kampanye No Hijab Day!


Loading...

WASPADA!!! Komunitas Hijrah Indonesia Bikin Kampanye No Hijab Day!
Entah apa yang merasuki kelompok yang mengatasnamakan ‘Hijrah Indonesia’. Muncul dengan membawa racun kebebasan atas nama ‘budaya’.

Tidak tanggung-tanggung mereka memakai kata ‘Hijrah’ dalam menamai kelompoknya.

 Namun, sangat jauh berbeda bahkan kebalikan dari makna ‘hijrah’ menurut pandangan Islam. Dalam pandangan Islam, hijrah berpindah tempat. Dari keadaan buruk ke keadaan lebih baik.

Namun pengertian tersebut mengalami pergeseran makna karena digunakan oleh kelompok yang secara tegas menentang ajaran Islam. Kelompok tersebut sangat jelas dan terang-terangan menolak ajaran Islam.

Justru kelompok tersebut menyeru kepada kemaksiatan. Mengajak wanita muslim yang menggunakan hijab untuk melepaskannya dengan rasa bangga.

Lucunya, mereka membawa slogan Unity in Diversity, berbeda tapi tetap bersatu. Padahal sudah nyata jika mereka memusuhi umat Islam yang memakai hijab.

Seperti yang dilansir My Sharing.com (30/1) bahwa mereka mengadakan kampanye “No Hijab Day” setiap tanggal 1 Februari.

Kampanye yang dilakukan sejak tahun 2014 yang di pelopori oleh Yasmine Mohammad, kampanye “No Hijab Day” digelar melalui media sosial.

Bahkan, dalam waktu dekat yakni 1 Februari 2020, mereka mengadakan sayembara “Hari Tak Berjilbab”. Mengajak wanita muslim membuka hijabnya dan berfoto.

Kemudian mempostingnya disemua media sosial yang mereka miliki. Dengan ketentuan usia 15-55 tahun. Dipilih 3 orang pemenang terbaik versi kelompok ‘penyeru kemaksiatan’.

Kampanye Penyesatan Terselubung
Berbalut hadiah dan slogan-slogan menyesatkan. Kaum muslimah diajak menanggalkan pakaian kemuliaannya. Bangga terhadap produk barat.

Sekaligus mengajak kaum muslimah mengadopsi ide liberalisme (kebebasan) yang lahir dari rahim sekulerisme (pemisahan agama dengan kehidupan).

Menyebarkan ide menyesatkan ke khalayak ramai. Dengan anggaran yang tak sedikit. Mengimingkan hadiah kepada para muslimah. Membuat yang lemah iman terperdaya.

Kata ‘hijrah’ yang lekat dengan Islam dan syar’iah dipakai guna menyamarkan arti ‘hijrah’ sesungguhnya. Tak ayal membuat para pegiat ‘hijrah’ yang shahih menjadi resah.

Bagaimana tidak, mereka yang telah berjuang untuk hijrah dari perbuatan yang sebelumnya dibenci Allah. Menuju perbuatan yang diridhoi Allah.
Namun, berbeda yang dihadapkan oleh kelompok yang mengasnakan ‘hijrah’. Tetapi justru mengajak kepada kesesatan yang nyata.
Loading...

Posting Komentar

0 Komentar