Duterte Ingin Tiru Cara Pak Harto Habisi Komunis


Loading...

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan dirinya ingin mengikuti cara Soeharto untuk memberantas pemberontak komunis Filipina.

Duterte mengatakan hal ini Sabtu kemarin di hadapan tentara dari Divisi ke-10 Angkatan Darat yang bermarkas di Mawab, Lembah Compostela, seperti dilaporkan dari Inquirer.net, 24 Desember 2018.

Duterte menyampaikan pemerintah harus mengubah taktik melawan komunis dengan mengikuti taktik kampanye Soeharto pada 1965-1966 untuk menghancurkan komunisme di Indonesia.

Mantan Presiden Soeharto mengerahkan kampanye Orde Baru yang menargetkan anggota PKI, orang-orang kiri dan oposisi, yang berujung pembantaian massal warga sipil.

"Jangan bertempur dengan mereka. Hancurkan mereka. Hancurkan dan bunuh mereka," tutur Duterte di hadapan para tentara.

Duterte juga mengatakan dia akan bertanggungkjawab atas pembunuhan tersebut. Pada Selasa, Duterte mengatakan akan menerapkan strategi Hamlet yang dilakukan selama perang Vietnam oleh AS, yakni dengan mengisolasi warga lokal untuk menahan pengaruh NPA.

Terkait pernyataan Duterte, Komnas HAM Filipina memperingatkan pada hari Minggu bahwa strategi tersebut bisa melanggar hak dan kebebasan warga lokal, dan bahkan pembunuhan sporadis.

"Strategi itu akan mengganggu kultur masyarakat lokal," kata juru bicara Komnas HAM Filipina, Jacqueline de Guia.

Loading...

Posting Komentar

0 Komentar